PORTOFOLIO

Jejak pengalaman terpilih 2007–2026

Pengalaman YPN mencakup pengelolaan lingkungan, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan, dan penguatan kelembagaan.

2007–
2010

Penguatan fondasi lembaga

Bedah dan bersih kanal, pemberdayaan lingkungan sosial, pelatihan UKM warga, serta pendampingan Makassar Green School.

2013–
2016

Ekspansi program komunitas

Program bank sampah kota dan sekolah, Sekolah Sehat, Pesantren Sehat, Pasar Sehat, Lorong Garden, ketahanan pangan, dan penanaman mangrove.

2017–
2018

Pendampingan kebijakan dan survei

Pendampingan Adipura di sejumlah kabupaten/kota serta survei konsumsi susu kental manis bersama YAICI.

2019–
2020

Penguatan pengelolaan sampah

Kajian bersama Korea GTC, Municipal Waste Recycling Project, dan program food waste berbasis maggot.

2021–
2023

Revitalisasi sistem lokal

Revitalisasi dan optimalisasi TPS 3R Untia bersama WWF serta pendampingan pengelolaan sampah berbasis masyarakat bersama PT Vale.

2025–
2026
PROGRAM AKTIF

Program MALEO - Morowali

Pendampingan pengelolaan sampah berbasis desa, pembentukan unit bank sampah, penguatan kader, pengolahan organik, dan pengembangan usaha komunitas.

STUDI KASUS April 2025 – Februari 2026

Program MALEO – Desa Makarti Jaya, Morowali

Pendampingan pengelolaan sampah berbasis masyarakat secara terpadu dan berkelanjutan.

KONTEKS PROGRAM

Program dirancang untuk memperkuat pengelolaan sampah desa melalui kelembagaan lokal, perubahan perilaku, dan pengembangan nilai ekonomi material.

Lokasi

Desa Makarti Jaya, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali

Kolaborator

Nickel Industries / PT Hengjaya Mineralindo, Pemerintah Desa, BUMDes, dan DLHD Morowali

Peran YPN

Perancang dan pelaksana pendampingan, penguatan kapasitas, serta monitoring program.

INTERVENSI UTAMA

Baseline dan pemetaan komposisi serta alur sampah desa.

Pelatihan kader, motivator, fasilitator, dan pengurus kelembagaan.

Pembentukan lima Bank Sampah Unit: Melati, Kamboja, Teratai, Sakura, dan Cendana.

Pengolahan sampah organik dan peningkatan pemanfaatan hasil olahan.

Penguatan usaha komunitas, monitoring, dokumentasi, dan pembelajaran program.

INDIKATOR PROGRAM
≥30
kader terlibat
5
unit bank sampah dibentuk
≥3
unit ditargetkan aktif
≥15
nasabah minimum
≥450 kg
target reduksi sampah selama periode program

* Catatan: Angka di atas merupakan indikator dan target program yang dirancang dalam dokumen pelaksanaan.