PROFIL
LEMBAGA
Sejak berdiri pada tahun 2007, Yayasan Peduli Negeri hadir sebagai lembaga nirlaba yang menghubungkan kepedulian,
pengetahuan, dan tindakan nyata. YPN bekerja bersama pemerintah, dunia usaha, lembaga pembangunan, sekolah, dan komunitas untuk merancang serta menjalankan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Fokus kami tidak berhenti pada kegiatan sesaat. Setiap
program diarahkan untuk membangun kapasitas lokal, memperkuat kelembagaan, mendorong perubahan perilaku,
dan menghasilkan manfaat yang dapat dipertahankan setelah program berakhir.
Profil ini memperkenalkan kompetensi, pendekatan kerja, serta pengalaman YPN sebagai mitra implementasi program
lingkungan, kesehatan lingkungan, dan pemberdayaanasyarakat.
Komitmen YPN
Pendampingan yang partisipatif, adaptif,
terukur, dan berkelanjutan.
Lembaga nirlaba berbasis di Makassar dengan pengalaman lintas
sektor
Yayasan Peduli Negeri (YPN) berdiri sejak tahun 2007 dan berkedudukan di Kota Makassar. YPN berfokus pada pengelolaan lingkungan, pemberdayaan masyarakat,
kesehatan lingkungan, pendidikan, serta penguatan ekonomi berbasis komunitas.
Melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif, YPN mendampingi mitra sejak tahap pemetaan kebutuhan, perancangan program, pengorganisasian masyarakat,
pelaksanaan, hingga monitoring dan pelaporan.
Visi, misi, dan nilai organisasi
Menjadi lembaga mitra terpercaya dalam
mewujudkan masyarakat berdaya,
lingkungan lestari, dan pembangunan
yang inklusif serta berkelanjutan.
Mengembangkan pengelolaan
lingkungan dan ekonomi sirkular
berbasis masyarakat.
Meningkatkan kapasitas masyarakat,
sekolah, pemerintah, dan pelaku
usaha melalui edukasi,
pendampingan, dan inovasi.
Mendukung perencanaan,
pelaksanaan, serta evaluasi program
CSR/TJSL yang terukur dan
berkelanjutan
Membangun kolaborasi multipihak
dalam bidang lingkungan, kesehatan
lingkungan, ketahanan pangan, dan
pemberdayaan masyarakat.
Integritas
Akuntabel dalam keputusan, penggunaan sumber daya, dan pelaporan.
Kolaborasi
Menghimpun peran pemerintah,
mitra usaha, komunitas, dan lembaga pendukung
Partisipasi
Menempatkan masyarakat sebagai
pelaku utama, bukan sekadar penerima manfaat.
Keberlanjutan
Mendorong perubahan yang dapat
diteruskan melalui kelembagaan lokal.